Intan Maulia Marta, S.Pd.
( Guru MA Amtsilati )

Bangsri (10 Juli 2025) – Mengawali tahun pelajaran 2025/2026, MA Amtsilati Bangsri menyelenggarakan Workshop Persiapan Awal Tahun Pembelajaran selama empat hari, mulai tanggal 6 Juli 2025 hingga 10 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan guru menghadapi tantangan pembelajaran yang dinamis.
Workshop kali ini mengusung tema besar seputar penguatan strategi pembelajaran aktif, integrasi teknologi, serta pengembangan kompetensi sosial guru. Berikut rangkaian materi yang disampaikan selama kegiatan:
- Desain Pembelajaran Aktif dan Kontekstual
Sesi pertama dipandu oleh Imron Abidin, S.Hi., yang menekankan pentingnya pembelajaran yang aktif dan berbasis konteks kehidupan peserta didik. Dalam paparannya, beliau menyoroti bagaimana guru dapat mengembangkan desain pembelajaran yang merangsang partisipasi siswa, membangun keterkaitan dengan realitas sehari-hari, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dalam proses belajar.

- Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Media Pembelajaran
Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Zainul Ma'arif dan Alan Muqilul A., S.Ag., yang memperkenalkan berbagai tools AI yang dapat dimanfaatkan guru dalam menyusun materi, membuat kuis interaktif, hingga mendesain media pembelajaran visual yang menarik. Antusiasme peserta sangat tinggi dalam sesi ini karena langsung diperkenalkan pada praktik penggunaan AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan aplikasi pendidikan lainnya yang mendukung efektivitas pengajaran.


- Penerapan Pembelajaran Diferensiasi di Kelas
Pada hari ketiga, workshop menghadirkan Intan Maulia Marta, S.Pd., yang memaparkan strategi pembelajaran diferensiasi sebagai pendekatan untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Dengan pendekatan ini, guru didorong untuk menyusun kegiatan belajar yang fleksibel, mempertimbangkan gaya belajar, kesiapan, dan minat siswa. Sesi ini juga dilengkapi dengan simulasi penerapan di kelas dan penyusunan perangkat ajar yang responsif.

- Meningkatkan Kompetensi Sosial dan Komunikasi Guru
Hari terakhir workshop ditutup dengan sesi reflektif dan penguatan soft skills yang difasilitasi oleh Matrikan, S.Sos., Ahmad Khanifum Mushoffa, S.Pd., dan Misbachul Kholisin, S.Pd., M.Pd. Mereka menekankan pentingnya komunikasi empatik, kolaboratif, serta kecakapan sosial guru dalam membangun iklim belajar yang sehat dan menyenangkan.
Najib Habibi, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala MA Amtsilati Bangsri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diharapkan hasil dari workshop ini menjadi modal berharga dalam mengawali tahun pelajaran 2025/2026 dengan semangat baru dan praktik pembelajaran yang lebih bermakna.
“Madrasah Hebat, Guru Kuat, Siswa Bermartabat!”