JEPARA – Madrasah Aliyah (MA) Amtsilati mencatatkan langkah bersejarah dalam pengembangan potensi santri. Pada Kamis, 8 Januari 2026, lembaga ini secara resmi meluncurkan NAJMA, sebuah payung besar yang menaungi 20 bidang ekstrakurikuler lintas disiplin.
NAJMA, yang merupakan akronim dari Nalar dan Aktualisasi Jiwa Madrasah Aliyah Amtsilati, dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan tambahan, melainkan sebagai kawah candradimuka untuk mengasah nalar kritis dan kreativitas santri di era modern.

Peluncuran ini menandai keseriusan MA Amtsilati dalam menyeimbangkan kedalaman ilmu agama dengan kecakapan praktis (soft skills). Dari 20 cabang yang diluncurkan, beberapa bidang unggulan telah menyelesaikan pendataan lengkap dan siap beraksi, di antaranya:
- Teknologi & Digital: Robotik, Coding AI, Vlog Konten Kreator, dan Multimedia.
- Akademik & Riset: Riset, Olimpiade (IPA, IPS, Matematika, PAI).
- Literasi & Seni: Sastra, Jurnalistik, Cerpen, Kaligrafi, Story Telling English, dan Seni Suara.
- Olahraga & Pengembangan Diri: Catur, Tenis Meja, Atletik, Tata Boga, dan Pedagogik.
Program ini dikoordinatori langsung oleh Bapak Muhammad Aftina Fie Nurik, S.Pd., M.Pd., yang akan memastikan setiap cabang berjalan sesuai kurikulum pengembangan bakat
Dalam sambutannya, Bapak Najib Habibi, S.Pd., M.Pd, Kepala MA Amtsilati menekankan pentingnya santri memiliki identitas yang kuat namun tetap adaptif terhadap perubahan dunia.
"NAJMA adalah ikhtiar kita untuk memastikan bahwa setiap santri MA Amtsilati memiliki 'bintang' di dalam dirinya. Kami ingin santri tidak hanya mahir membaca kitab, tetapi juga mampu menaklukkan teknologi AI, menulis dengan hati, dan berprestasi di gelanggang olahraga," ungkap beliau.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Muhammad Aftina selaku koordinator NAJMA menyatakan optimisme tinggi terhadap antusiasme para santri.
"Nama NAJMA mencerminkan visi kami: Nalar dan Aktualisasi. Kami ingin potensi yang selama ini terpendam dalam jiwa anak didik kami teraktualisasi secara nyata. Dengan 20 pilihan ini, tidak ada lagi alasan bagi santri untuk tidak berkembang. Ini adalah ruang tanpa batas untuk berkarya," tegas Bapak Aftina.
Dengan kehadiran NAJMA, MA Amtsilati diharapkan menjadi pionir madrasah berbasis pesantren yang mampu mencetak generasi emas tahun 2045. Kegiatan ini dijadwalkan akan mulai berjalan intensif pada semester ini.
Tim Humas, Tim Editor