Kegiatan ekstrakurikuler Vlog of Creator (VOC) kembali dilaksanakan di Aula Diklat MA Amtsilati. Kegiatan ini adalah langkah konkret menciptakan generasi siswa MA Amtsilati yang kreatif dan inovatif dalam berkarya di media sosial.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Dengan suasana yang edukatif dan menyenangkan, para siswa dapat belajar dengan lebih aktif, kreatif, dan percaya diri.
Pembina ekstrakurikuler vlog, Umdatul Muna, menyampaikan, kegiatan vlog bukan sekadar produksi video namun kegiatan ini juga mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan media.
“Para siswa tidak hanya belajar mengenai teknik pengambilan video dan editing, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta rasa percaya diri”, katanya, Sabtu (16/5/26) lalu.
Kegiatan ekstrakurikuler vlog ini diikuti oleh 20 peserta. Dalam produksinya, pihak pembina menggunakan sistem penunjukan secara otodidak berdasarkan minat, potensi, serta kemampuan siswa dalam bidang media digital. Sistem tersebut diterapkan agar kegiatan vlog dapat berjalan lebih terarah dan efektif, sehingga setiap anggota mampu berkontribusi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa mampu memanfaatkan media digital secara positif, baik untuk menjadi content creator, influencer, media dakwah digital, maupun sekadar menjadikan vlog sebagai hobi yang bermanfaat dan produktif.
Secara keseluruhan, ekstrakurikuler vlog tidak hanya menjadi kegiatan tambahan di MA Amtsilati, tetapi juga menjadi sarana pengembangan potensi siswa agar lebih kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi perkembangan era digital.
Hal itu diamini oleh Moh Ridho. Siswa kelas XI-2 itu mengungkapkan, kelas vlog tidak melulu membuat konten yang harus viral. Ada banyak hal yang harus diperhatikan atau selayaknya kode etik sebelum sebuah konten diunggah ke pubik. “Sudah ada beberapa konten yang kami buat. Tidak semua bisa diunggah karena beberapa alasan. Dari situ kami belajar lebih,” katanya.
Selain sebagai pengembangan potensi siswa, kelas vlog juga memberi manfaat tersendiri bagi Ridho. Kepercayaan diri dan penampilan maksimal di depan kamera menjadi prasyarat untuk menjadi konten kreator. “Tidak semua orang mampu berbicara dengan baik di depan kamera terlebih pemalu seperti saya. kegiatan ini bagus untuk melatih kepercayaan diri ditambah belajar hal baru seperti editing yang tak kalah menantang,” pungkasnya.
Penulis Muhammad Alwan Hamamy (XI-4)