MA AMTSILATI– Catatan prestasi membanggakan berskala nasional kembali diukir oleh civitas akademika MA Amtsilati Bangsri, Jepara. Dalam Kegiatan Peer Educator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia, MA Amtsilati Bangsri terpilih menjadi satu-satunya perwakilan madrasah dari Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan nasional yang bertujuan untuk membangun karakter Islami, ketahanan keluarga, pencegahan perkawinan anak, serta melatih pendidik sebaya (peer educator) ini berlangsung pada Rabu hingga Jumat, 19–21 Agustus 2026, bertempat di Menara Peninsula Hotel, Jakarta Barat.
Keikutsertaan MA Amtsilati Bangsri semakin manis salah satu delegasi siswi MA Amtsilati, Fabiana Andalusiana Jamali berhasil menyabet penghargaan sebagai Peserta Terkreatif.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI, Hj. Helmi Halimatul Udhma Nasaruddin Umar. Apresiasi tinggi ini diberikan atas keaktifan, gagasan inovatif, serta kreativitas luar biasa yang ditunjukkan Fabiana selama mengikuti seluruh sesi pelatihan dan simulasi peer educator di hadapan para peserta dari berbagai provinsi se-Indonesia.
Tidak hanya aktif dalam sesi materi, perwakilan siswa MA Amtsilati Bangsri juga mendapatkan kehormatan luar biasa untuk dipercaya menjadi Master of Ceremony (MC) pada pembukaan dan rangkaian acara resmi nasional tersebut.
Kesempatan emas sebagai MC dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa MA Amtsilati untuk menunjukkan keberanian, kehandalan dalam public speaking, artikulasi bahasa yang tertata, serta sikap santun nan percaya diri di hadapan para pejabat Kementerian Agama RI dan delegasi dari seluruh daerah. Kepercayaan ini membuktikan bahwa siswa MA Amtsilati memiliki keterampilan komunikasi publik yang sangat mumpuni. 
Keberangkatan kontingen MA Amtsilati Bangsri ke Jakarta mendapat perhatian penuh dari pihak madrasah. Rombongan didampingi langsung oleh Kepala MA Amtsilati Bangsri, Bapak Najib Habibi, S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau secara langsung menjadi pelecut semangat serta motivasi mendalam bagi para peserta didik selama menjalani seluruh rangkaian bimbingan dan pelatihan di Ibu Kota.
Dalam kesempatan ini, MA Amtsilati mengirimkan 8 delegasi siswa pilihan yang memiliki potensi kepemimpinan, keaktifan organisasi, serta keterampilan komunikasi unggul yaitu; Ibnu Sina, Hadwan Khoirul Anwar, Nadivo, Muhammad Farel Alfaris, Fabiana Andalusiana Jamal, Ummu Aiman, Siti Faizaturrahmah, Namiera Izzaty. Para peserta didik ini dibekali materi-materi strategis seputar kesehatan reproduksi remaja, perencanaan masa depan, kepemimpinan sebaya, hingga penguatan nilai ketahanan keluarga berbasis ajaran Islam.

Keikutsertaan serta torehan prestasi MA Amtsilati Bangsri di tingkat nasional menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap menjadi agent of change di masyarakat.
“Ini merupakan nikmat dan amanah yang luar biasa. Anak-anak tidak hanya membawa nama baik MA Amtsilati Bangsri dan pesantren, tetapi juga membawa panji Provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional. Ditambah lagi apresiasi yang diterima oleh ananda Fabiana dari Ibu Penasihat DWP Kemenag RI, tentu semakin melengkapi kebanggaan kita semua. Semoga ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal untuk membimbing kawan-kawan sebaya di madrasah maupun masyarakat.”
— Bapak Najib Habibi, S.Pd., M.Pd. (Kepala MA Amtsilati Bangsri)
Keikutsertaan MA Amtsilati Bangsri sebagai satu-satunya perwakilan Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan Peer Educator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Tingkat Nasional tahun 2026 ini membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Tidak hanya sukses menuntaskan seluruh agenda pelatihan kepemimpinan dan pembimbingan sebaya, delegasi MA Amtsilati juga berhasil membuktikan kapasitas unggul siswa-siswinya.
Pengalaman luar biasa ini menegaskan peran strategis MA Amtsilati Bangsri dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya matang secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki keterampilan sosial, kreativitas, serta kepemimpinan yang siap memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Semoga semangat, ilmu, dan prestasi yang dibawa pulang dari Jakarta ini menjadi pemicu inspirasi bagi seluruh civitas akademika MA Amtsilati.
Penulis dan Editor
Tim Media MA Amtsilati